Saturday, March 16, 2013




Menjadi seorang pebisnis adalah hal yang paling diimpikan banyak orang. Punya karyawan dan tidak harus berpacu pad abos menjadi alasan utama kebebasan menjadi seorang Pebisnis. Menumbuhkan jiwa bisnis memang diperlukan sejak kecil. Dengan begitu mereka akan terarahkan dan lebih siap menjadi pebisnis. Berikut 5 cara bagaimana mengajarkan anak memiliki jiwa pebisnis.

1. Ajarkan anak untuk punya target dan tujuan

Ajarkan anak anda untuk mempunyai target-target tertentu dan ajarkan mereka bagaimana cara mencapainya. Permainan yang bisa dilakukan bersama anak anda adalah dengan cara mengajak anak untuk menuliskan 10 keinginan mereka. Kemudian dari 10 keinginan itu, ajaklah anak untuk berpikir, keinginan mana yang paling berpeluang membawa manfaat terbesar bagi  kehidupan mereka. Lalu jadikan keinginan itu menjadi suatu fokus yang harus diraih. Langkah berikutnya adalah berikan langkah-langkah terperinci kepada mereka, supaya mereka mengetahui cara untuk mencapai target tersebut. Tidak lupa untuk selalu memberikan pujian dan motivasi jika mereka berhasil melakukan satu tahap sehingga mereka akan merasa bangga terhadap dirinya sendiri.

2. Anak harus belajar untuk melihat peluang yang mereka miliki

Banyak orang tidak mengembangkan potensi yang ada pada diri mereka, karena mereka belum mampu melihat peluang yang ada disekitarnya. Karena itu, sangatlah penting para orang tua untuk mengajarkan anak bagaimana melihat potensi dan peluang yang ada pada diri mereka dan disekitar mereka. Bagaimana caranya? Tanyakan pada mereka tentang hal-hal kecil yang terkadang mengganggu diri mereka. Sebagai contoh, sebagian anak merasa kesal jika mereka tidak mampu untuk mengambil barang dari tempat yang tinggi. Kemudian ajaklah mereka untuk berdiskusi bagaimana cara memecahkan masalah tersebut. Hal ini akan mengajarkan pada mereka untuk membuat solusi. Hal ini juga akan memacu mereka untuk mengungkapkan ide-ide mereka mereka.

3. Ajarkan anak untuk belajar berdagang

Ilmu untuk berdagang bukan hanya harus dimiliki oleh seorang pengusaha, tapi di segala bidang karir. Karena itu ajarkanlah anak anda untuk belajar berjualan, karena dengan berjualan, sang anak tidak malu untuk berkomunikasi dengan orang lain, sehingga bisa meningkatkan kepercayaan diri mereka. Bagaimana cara mengajarkannya? Ajaklah anak untuk berjualan mainan-mainan yang telah tidak terpakai dirumah, atau buku-buku bekas. Biarkan mereka untuk menentukan harga jual dari barang tersebut dan bantu mereka saat transaksi penjualan berhasil seperti menghitung uang kembalian, membungkus produk yang berhasil dijual dan berterimakasi kepada pembeli.
                                                           
4. Ajarkan anak tentang mengatur keuangan

Pengelolaan keuangan sangatlah jarang diajarkan disekolah-sekolah, karena itu sebagai orang tua kita bisa membatu mereka dengan cara mengajarkan mereka berjualan atau membantu mereka berjualan. Kemudian ajarkan bahwa uang yang didapat bisa menghasilkan yang lebih banyak dengan cara memutar uang tersebut untuk berdagang berikutnya. Tidak lupa untuk mengajarkan mereka untuk bersedekah dari setiap penghasilan yang mereka dapatkan.

5. Ajarkan tentang ilmu marketing

Ilmu marketing atau memasarkan produk sangatlah penting. Tanpa metode pemasaran yang baik, maka suatu usaha bisa mengalami kegagalan. Lalu bagaimana caranya? Ajak anak anda untuk melihat papan, poster atau iklan tentang suatu produk yang sama tapi dari beberapa iklan perusahaan yang berbeda-beda. Lalu tanyakan pada mereka, mana iklan yang lebih bagus dan kenapa yang satu bagus dan yang lain tidak. Anda akan sangat terkejut dengan jawaban-jawaban mereka yang kadang tidak anda duga dan bahkan sangat menggelitik perut anda sendiri.

0 comments:

Post a Comment